Minggu, 10 Mei 2015
TUGAS 1 ILMU BUDAYA DASAR
PENGARUH ASPEK RELIGIUS DALAM KEUTUHAN NKRI
1.1 Latar Belakang
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga
dikenal dengan nama Nusantara yang artinya negara kepulauan. Wilayah NKRI
meliputi wilayah kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Letak
wilayah NKRI berada di antara:
·
Dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia
·
Dua samudra. yaitu samudra Hindia dan samudra
Pasifik.
Indonesia terletak di benua Asia tepatnya di
Asia Tenggara. Wilayah Indonesia berada di:
·
6° lintang utara (LU) – 11° lintang
selatan (LS), dan
·
95° bujur timur (BT) – 141° bujur
timur (BT).
Karena letak wilayah Indonesia di sekitar
khatulistiwa, maka Indonesia memilikiiklim tropis dan rnerniliki dua musim,
yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pulau- pulau yang termasuk dalam wilayah
NKRI berjumlah 17.504 terdiri dari pulau besar dan kecil,beberapa di antaranya
yaitu 6000 pulau tidak bepenghuni.
·
Sumatera dengan luas 473.606 km (persegi)
·
Kalimantan dengan luas 539.460 km (persegi)
·
Sulawesi dengan luas 189.216 km (persegi)
·
Papua dengan luas 421.981 km (persegi)
2.1 Agama dan Keutuhan NKRI
3.1 Simpulan
Ada berbagai
aspek yang dapat memengaruhi keutuhan NKRI, salah satunya adalah aspek
religius atau agama. Toleransi antar umat beragama pada tiap individu
masyarakat lah yang menentukan keutuhan NKRI dan juga kecerdasan dari
masyarakat untuk tidak "gampang" percaya dalam menerima informasi
yang menyangkut agama karena salah-salah bisa timbul kekerasan atau konflik
yang mengatasnamakan agama
Kelas 1KA25
DAFTAR
PUSTAKA
http://sp2010.bps.go.id/index.php/site/tabel?tid=321&wid=0
https://www.academia.edu/8338293/Hubungan_Agama_dan_Negara
http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Indonesia#Referensi
http://nasional.kompas.com/read/2013/07/17/0856544/Menteri.Agama.Konflik.Antaragama.Wajar.yang.Tak.Wajar.Tukang.Kompor.
TUGAS 2 ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI
1) Jelaskan apa yang
menjadi alasan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada
orang atau pihak lain yang terganggu ?
Jawab :
Salah satu alasan
penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi adalah rasa ingin tahu yang
berlebihan yang keliru , rasa ingin tahu tersebut malah mengarah ke arah yang
tidak baik , lalu alasan lainnya adalah untuk mencari keuntungan tidak peduli
walaupun cara yang dilakukan adalah salah.
2) Bagaimana cara
menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas
teknologi sistem informasi? Jelaskan !
jawab :
a. Pembatasan Konten yang
dapat di akses oleh pengguna
- Peranan pemerintah
dalam hal pembatasan konten-konten yang diperbolehkan beredar di kalangan
masyarakat melalui fasilitas telematika. Hal ini merupakan bagian dari
pemerintah dimana dengan adanya kebijakan pembatasan konten dewasa maupun
konten yang bersifat SARA supaya setiap konten yang diakses oleh masyarakat
adalah konten yang positif dan bermanfaat.
b. Pendidikan Konten
Layanan Telematika
- Kesadaran diri sendiri
untuk membatasi diri dan menghindari diri dari hal-hal yang di luar batas atau
yang menyalahi aturan.
- Diberikannya penyuluhan
sedini mungkin tentang penggunaan telematika secara bijak.
- Membuat komunitas yang
dapat menciptakan kreativitas dan ide baru supaya anak-anak muda dapat
menuangkan pemikiran positif nya dalam menghadapi perkembangan teknologi.
3) Sebutkan salah satu
kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem
informasi, beri tanggapan akan hal tersebut
jawab : kasus yang sering
terjadi adalah penculikan lewat media sosial facebook. dikutip dri Indosiar
baru-baru ini terjadi penculikan seorang pengguna facebook. Marieta Nova
Triani, gadis dibawah umur yang menjadi korban penculikan setelah berkenalan
melalui jejaring sosial Facebook tersebut, diakui keluarganya sebagai anak yang
pendiam dan jarang keluar rumah. Sebelum pertemuannya dengan tersangka Ari
melalui Facebook, korban sempat dinasehati kakaknya untuk tidak mudah percaya
pada lelaki yang baru dikenal melalui dunia maya. Kini korban mengalami depresi
setelah kasusnya merebak.
menurut saya, kasus-kasus
seperti ini bukan hanya kesalahan si penculik , melainkan pengetahuan dari si
pengguna facebook. Seharusnya korban lebih cerdas dalam menggunakan media
internet karena pengguna media internet atau media sosial seperti facebook
tidak semuanya orang baik, ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang
memanfaatkan media sosial ini untuk melakukan kejahatan.
Tugas 2
Lokito
Romdhon Wisesa
1A113857
Rabu, 25 Maret 2015
Strategi Komunikasi Dalam Organisasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TERMINOLOGY INFORMASI
Strategi Komunikasi Dalam Organisasi
Faris Ghosy Armada 13113252 2KA25
Filar Rozi 1A113735 2KA25
Lokito Romdhon W. 1A113857 2KA25
Faris Ghosy Armada 13113252 2KA25
Filar Rozi 1A113735 2KA25
Lokito Romdhon W. 1A113857 2KA25
Universitas Gunadarma
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan tugas teori organisasi umum 2 yang berjudul “Strategi Komunikasi Dalam Organisasi”. Semoga tugas ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam melakukan komunikasi yang baik di dalam suatu organisasi.
Harapan kami semoga tugas ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi tugas ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Tugas ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman dan keterbatasan waktu yang kami miliki sangat kurang. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan tugas ini.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia merupakan makhluk sosial yang sangat membutuhkan komunikasi. Hal ini tidak lepas juga dari sebuah organisasi. Organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu menjalankan komunikasi antar anggotanya dengan baik.
Organisasi merupakan suatu kumpulan atau sistem individual yang melalui suatu hierarki/jenjang dan pembagian kerja, berupaya mencapai tujuan yang ditetapkan. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Di antara kedua belah pihak harus ada two-way-communications atau komunikasi timbal balik, untuk mencapai cita-cita, baik cita-cita pribadi, maupun kelompok, untuk mencapai tujuan suatu organisasi.
1.2 Tujuan
1. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam Organisasi terutama dalam Komunikasi.
2. Memenuhi salah satu tugas mata kuliah Teori Organisasi Umum II.
1.3 Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian dan arti komunikasi?
2. Apakah komunikasi dalam organisasi?
3. Apa saja jenis dan proses Komunikasi?
4. Menyelesaikan studi kasus Komunikasi di dalam Organisasi.
Suatu perusahaan dengan karyawan sejumlah 200 orang sedang memiliki masalah keuangan dalam hal asuransi, yaitu adanya perubahan kebijakan asuransi kesehatan karyawan yang tadinya merupakan asuransi Managed Care, berubah menjadi asuransi Indemnity.
Bagaimana strategi untuk mengkomunikasikan kebijakan baru tersebut dengan karyawan?
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah alat pengalihan informasi dari akumunikator kepada komunikasi agar antara mereka dapat interaksi (Hasibuan, 2002:81). Komunikasi adalah satu usaha praktek dalam mempersatukan pendapat-pendapat, ide-ide, persamaan pengertian dan persatuan kelompok. Sedangkan menurut Ribbins dan Coulter (2004) mengatakan pengertian komunikasi adalah penyampaian dan pemahaman suatu maksud.
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common).] Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another). Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan. Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk barang antik, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai penemuan yang revolusioner, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.
Aktifitas komunikasi memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Apabila kajian komunikasi dihubungkan dengan organisasi timbul suatu kajian tentang komunikasi organisasi. Organisasi merupakan salah satu konteks penting dalam komunikasi.
2.2 Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto dalam Iqbal, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Orientasi nya bukan pada organisasi tapi lebih kepada anggotanya secara individual.
Komunikasi dalam organisasi adalah juga dapat diartikan sebagai komunikasi suatu organisasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para karyawan maupun dengan khalayak yang ada kaitannya dengan organisasi, dalam rangka pembinaan kera sama yang serasi untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi (effendi dalam Iqbal). Price mendefinisikan komunikasi organisasi sebagai derajat atau tingkat informasi tentang pekerjaan yang dikirimkan organisasi untuk anggota dan diantara anggota organisasi.
Korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi terletak pada peninjauannya yang terfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi itu. Ilmu komunikasi mempertanyakan bentuk komunikasi apa yang berlangsung dalam organisasi, metode dan teknik apa yang dipergunakan, media apa yang dipakai, bagaimana prosesnya, faktor-faktor apa yang menjadi penghambat, dan sebagainya.
2.3 Jenis Komunikasi
Untuk mengetahui komunikasi antara pimpinan perusahaan dengan karyawan komunikasi dibedakan menjadi tiga menurut jenisnya: (Soejono Trimo, Analisis Kepemimpinan Angkasa Bandung. 1986)
a. Downward Communication
Koordinasi melalui rencana yang telah dibuat (by plan) yang dapat dikatakan koordinasi itu mencapai bentuk komunikasi yang akhirnya berjalan kebawah. Komunikasi ini bersifat satu arah dari pemimpin kepada bawahanya. Informasi yang disampaikan meliputi antara lain, kebijaksanaan pemimpin, peraturan, ketentuan yang harus diikuti oleh pekerja. jadwal kegiatan atau program dan alokasi sumber-sumber.
Makin jelas atau pasti suatu kegiatan atau pekerjaan makin kurang bimbingan atau pemrosesaninformasi yang diperlukan, sehingga pemimpin cukup mengkoordinasikan pekerjaan bawahan melalui rencanakerja yang telah disiapkan.
b. Upward Communication
Koordinasi melalui umpan balik (feedback), berarti komunikasi teratur keatas, dari bawahan kepimpinan terutama dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat teknis, pemimpin atau manajer sangat memerlukan input informasi yang berupa laporan, saran dari bawahan untuk dapat mengkoordinasikan seluruh kegiatan itu.
c. Komunikasi Horizontal atau Diagonal
Koordinasi melalui interaksi lateral sebenarnya merupakan satu alur komunikasi atau informasi yang sifatnya horizontal atau diagonal antar departemen/unit-unit dalam organisasi.
2.4 Proses Komunikasi
Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi termasuk juga suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak lain dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama. Secara sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan.
Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, dan menunjukkan sikap tertentu seperti tersenyum, mengangkat bahu dan sebagainya. Komunikasi ini disebut komunikasi nonverbal. Proses komunikasi bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya). Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusia dan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi. Melalui komunikasi sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain.
2.5 Fungsi Komunikasi
Komunikasi menjalankan empat fungsi utama dalam organisasi atau perusahaan yaitu (Robbins, 2006:392) :
a. Pengendalian
Fungsi komunikasi ini untuk mengendalikan perilaku anggota dengan beberapa cara. Setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh pegawai.Bila pegawai, misalnya, diminta untuk terlebih dahulu mengkomunikasikan setiap keluhan yang berkaitan dengan pekerjaan ke atasan langsungnya, sesuai dengan uraian tugasnya, atau sesuai dengan kebijakan perusahaan, komunikasi itu menjalankan fungsi pengendalian. Namun komunikasi informal juga mengendalikan perilaku.
b. Motivasi
Komunikasi memperkuat motivasi dengan menjelaskan ke para pegawai apa yang harus dilakukannya. Seberapa baik mereka bekerja, dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja yang dibawah standar.
c. Pengungkapan emosi
Komunikasi yang terjadi di dalam kelompok atau organisasi merupakan mekanisme fundamental dimana para anggota menunjukkan kekecewaan dan kepuasan. Oleh karena itu, komunikasi memfasilitasi pelepasan ungkapan emosi perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.
d. Informasi
Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan dan kelompok untuk mengambil keputusan melalui penyampaian data guna mengenali dan mengevaluasi pilihan-pilihan alternatif.
2.6 Asuransi
Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.
Asuransi dalam Undang-Undang No. 2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Badan yang menyalurkan risiko disebut tertanggung, dan badan yang menerima risiko disebut penanggung. Perjanjian antara kedua badan ini disebut kebijakan: ini adalah sebuah kontrak legal yang menjelaskan setiap istilah dan kondisi yang dilindungi. Biaya yang dibayar oleh tertanggung kepada penanggung untuk risiko yang ditanggung disebut premi. Ini biasanya ditentukan oleh penanggung untuk dana yang bisa diklaim di masa depan, biaya administratif, dan keuntungan.
2.7 Asuransi Managed Care
Asuransi dengan sistem managed care akan menyediakan layanan menyeluruh sesuai kebutuhan medis, pola rujukan terstruktur dan berjenjang oleh provider (Pemberi Pelayanan Kesehatan/PPK) yang terseleksi. Keduanya tentu mengintegrasikan sistem pelayanan kesehatan dan sistem pembiayaan.
2.8 Asuransi Indemnity
Asuransi pihak asuransi memberikan kebebasan kepada peserta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di provider (dokter, klinik, rumah sakit) manapun, tanpa memberikan perhatian lebih kepada kualitas pelayanan yang diberikan oleh provider. Selanjutnya, setelah mendapatkan pelayanan, peserta akan melakukan klaim kepada perusahaan Asuransi, untuk mendapatkan nilai ganti. Namun peserta akan mendapatkan beberapa pembatasan, misalnya setiap tahun perusahaan Asuransi hanya mengganti biaya akomodasi rawat inap hanya untuk 90 hari. Penggantian biaya untuk tindakan diberikan plafon maksimal. Peserta masih dikenakan deduktibel, ataupun co-payment.
2.8 Perbedaan Asuransi Managed Care dengan Asuransi Indemnity
Menurut Kepala Divisi Pelayanan Kesehatan Askes Sosial PT Askes (Persero), dr. Taufik Hidayat, Perbedaan asuransi kesehatan managed care, indeminity lebih mengacu kepada sistem pembiayaannya, bukan kepada sistem pelayanannya. Misalnya, peserta dapat berobat ke provider mana saja, tetapi penggantian biayanya tidak boleh melebihi ketentuan. Misal penggantian biaya rawat inap tidak lebih dari satu juta sehari, namun dalam satu tahun tidak boleh lebih dari 90 hari. Untuk sakit ringan hal itu memang tidak ada masalah, akan tetapi berbeda dengan sakit berat.
Kemudian, salah satu yang diatur dalam managed care adalah pola tarif, bagaimana pola tarif yang baik sehingga mampu menjadi alat kendali biaya pelayanan kesehatan, namun pelayanan yang diberikan kepada peserta tetap berkualitas.
BAB III
ANALISA STUDI KASUS
Suatu perusahaan dengan karyawan sejumlah 200 orang sedang memiliki masalah keuangan dalam hal asuransi, yaitu adanya perubahan kebijakan asuransi kesehatan karyawan yang tadinya merupakan asuransi Managed Care, berubah menjadi asuransi Indemnity. Bagaimana strategi untuk mengkomunikasikan kebijakan baru tersebut dengan karyawan?
Masalah keuangan bukanlah hal yang jarang dirasakan oleh sebuah perusahaan, seiring berjalannya waktu kebijakan diperusahaan juga akan diperbarui mengikuti situasi dan keadaan dari perusahaan tersebut. Untuk menerapkan kebijakan baru, perusahaan perlu menginformasikan hal tersebut ke seluruh pegawai yang bersangkutan. Kebijakan tidak langsung diinformasikan dari pihak High Management ke Low Management, tetapi mengikuti alur dan struktur organisasi yang ada. Itulah salah satu alasan kenapa suatu perusahaan harus memiliki struktur organisasi, agar setiap anggota perusahaan mengetahui posisi dan arah komunikasinya. Untuk contoh studi kasus ini secara garis besar bisa dilihat alur komunikasi kebijakan baru bisa dilakukan sebagai berikut.
1. Finance Manager memberikan laporan keuangan dan menginformasikan bahwa perlu dilakukan perubahan kebijakan dalam hal asuransi yang bisa didapatkan oleh pegawai ke CEO & CFO untuk mengatasi masalah keuangan perusahaan.
2. CEO & CFO yang memutuskan apakah perlu dilakukan perubahan kebijakan, jika iya maka CEO & CFO memerintahkan kepada HR Manager dan Other Manager mengenai kebijakan baru.
3. HR Manager selaku penanggung jawab atas sumber daya manusia yang ada di perusahaan dan Manager lainnya agar bisa menginformasikan kebijakan tersebut ke masing-masing bawahannya, tapi pada umumnya informasi seperti itu dilakukan atau diinformasikan secara satu pintu oleh pihak HR Department.
Oleh karena itu HR Department harus paham strategi komunikasi dan planning yang baik kepada pegawai. Menurut Onong Uchjana Effendi dalam buku berjudul “Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek” (2003:301) menyatakan bahwa Strategi komunikasi pada hakikatnya adalah perencanaan (planning) dan manajemen (management) untuk mencapai satu tujuan. Strategi komunikasi merupakan paduan dari perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi untuk mencapai suatu tujuan. Strategi komunikasi harus didukung oleh teori karena teori merupakan pengetahuan berdasarkan pengalaman (empiris) yang sudah diuji kebenarannya.
BAB IV
KESIMPULAN
Dalam sebuah organisasi sangat dibutuhkan dan diperlukan komunikasi yang efektif dan baik demi tercapainya suatu tujuan bersama, tidak terlepas dari karwayan maupun atasan. Pimpinan di dalam organisasi harus dapat memfasilitasi tumbuhnya suasana keterbukaan dalam komunikasi dengan karyawan, dapat berempati, memiliki sikap yang dapat memberikan dukungan kepada karyawan, dapat bersikap positif baik terhadap diri sendiri maupun karyawan serta mampu menciptakan suasana setara, dalam arti ada pengakuan bahwa kedua belah pihak dalam hal ini pimpinan dan karyawan sama-sama bernilai dan berharga. Komunikasi karyawan yang efektif akan menghasilkan kepuasan dan produktivitas karyawan, perbaikan pencapaian hasil karya dan tujuan perusahaan. Tidak hanya itu, hubungan antar karyawan yang dibangun berdasarkan iklim dan kepercayaan atau suasana perusahaan yang positif turut memberi andil dalam menciptakan iklim komunikasi efektif.
DAFTAR PUSTAKA
·Robbin, Stephen D. 2006. Perilaku Organisasi. Jilid Kesatu. Prenhalindo Persada. Jakarta
·Mulyana, Deddy Prof. 2007. Imu Komunikasi Suatu Pengantar. PT Remaja Rosdakarya.
·Murti Bhisma., 2000, Dasar-dasar Asuransi Kesehatan, Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
·Effendy,Onong Uchjana. 2003. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek.
Cetakan kesembilanbelas. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Selasa, 24 Maret 2015
TUGAS 1 ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI
TUGAS 1 ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan "etika" secara umum dan berikan contoh penerapan "etika" dalam teknologi sistem informasi !
2. Apa tujuan dari penerapan "etika" dalam teknologi sistem informasi? Jelaskan !
3. Jelaskan "etika" apa yang harus diperhatikan bagi pembuat , pengembang dan pengguna teknologi sistem informasi !
jawaban :
1. Istilah etika secara umum merujuk pada baik buruknya perilaku manusia. Etika juga diartikan sebagai aturan moral yang membedakan apa yang benar dan apa yang salah dari macam-macam tingkah laku manusia. Etika adalah bidang normatif yang menegaskan secara tegas batas-batas wilayah antara apa yang seharusnya dan apa yang tidak seharusnya dilakukan. Etika bisa diartikan juga sebagai ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami manusia.
contohnya adalah seorang programmer tidak bisa atau tidak boleh membuat program dengan semaunya, ada hal-hal yang harus diperhatikan seperti untuk apa program ini dibuat kepada klien atau user yang paling penting adalah sistem keamanan yang harus terjamin untuk mencegah dari gangguan hacker atau cracker.
2. - meningkatkan mutu profesi dunia IT
- sebagai standar untuk menetapkan tanggung jawab terhadap klien
- meningkatkan layanan terhadap klien di atas keuntungan pribadi
- etika menjadi dasar pijakan pengembangan instrument, tujuannya adalah jelas bahwa etika ditujukan sebagai dasar pijakan atau patokan yang harus ditaati dalam teknologi informasi untuk melakukan proses pengembangan instrument.
3. etika untuk pembuat TSI : pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi sistem informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu. Dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide dari orang lain secara ilegal, salah satu contohnya adalah dimana apple menggugat samsung dikarenakan bentuk produk yang dimilik samsung menyerupai bentuk produk apple.
etika untuk pengembang TSI : etika untuk pengembang contoh nya adalah dengan merahasiakan data client nya agar tidak diketahui publik.
etika pengguna TSI : etika bagi pengguna ialah tidak menggunakan aplikasi bajakan yang dapat merugikan pembuat.
Minggu, 28 Desember 2014
TUGAS ISD
NAMA : LOKITO ROMDHON WISESA
NPM : 1A113857
KELAS : 5KA42
TUGAS 1
Pentingnya komputer sebagai alat pembelajaran
Katakanlah, dia berhasil menemukan
makalah yang membahas tentang metoda penghitungan parameter yang diusulkan oleh
seorang ilmuwan. Dengan menggunakan teknik aljabar komputer MACSYMA [1] atau
MAPLE [2], solusi metoda tersebut diujinya. Jika solusi tersebut bisa
dibuktikan kebenarannya secara matematis, persoalan lain telah menunggu yakni
pengujian beberapa kasus fisis sederhana yang solusi teoritisnya sudah
diketahui. Pemilihan suatu kasus sederhana dan umum dari berbagai kemungkinan
kasus fisis yang ada merupakan seni tersendiri dan amat ditentukan oleh indera
keilmuan sang siswa.
Bayangkanlah seorang karyasiswa yang tertarik untuk
mempelajari pusaran air laut. Dengan bantuan komputer dia mulai melakukan
pelacakan literatur memanfaatkan fasilitas basis data di perpustakaan
universitas dengan mengandalkan kata‑kata kunci tentang pusaran air laut. Untuk
jasa ini, permasalahannya adalah masalah biaya yang akan sebanding dengan waktu
penggunaan komputer. Cara perburuan semacam ini jauh lebih singkat dan menghemat
tenaga.
Setelah memperoleh bahan‑bahan yang diperlukan, sang siswa
lalu mendiskusikannya dengan pembimbing dalam pemilihan suatu topik baru dan
belum pernah diteliti orang lain. Akhirnya pilihannya jatuh pada studi medan
alir pusaran air laut. Untuk maksud tersebut, sang siswa perlu menghitung
beberapa parameter yang menyusun suatu medan alir. Hal ini berarti perlunya
informasi tentang metoda penghitungan parameter tersebut.
Katakanlah, dia berhasil menemukan makalah yang membahas
tentang metoda penghitungan parameter yang diusulkan oleh seorang ilmuwan.
Dengan menggunakan teknik aljabar komputer MACSYMA [1] atau MAPLE [2], solusi
metoda tersebut diujinya. Jika solusi tersebut bisa dibuktikan kebenarannya
secara matematis, persoalan lain telah menunggu yakni pengujian beberapa kasus
fisis sederhana yang solusi teoritisnya sudah diketahui. Pemilihan suatu kasus
sederhana dan umum dari berbagai kemungkinan kasus fisis yang ada merupakan
seni tersendiri dan amat ditentukan oleh indera keilmuan sang siswa.
Setelah menetapkan pilihan pada suatu kasus tertentu,
Kembali lagi komputer berperan dalam proses simulasi yakni membuat data buatan
kasus fisis tersebut untuk dihitung parameter‑parameter medan alirnya
menggunakan metoda di atas. Hasil simulasi ini yang kemudian dicocokkan dengan
perhitungan teoritis.
Dalam tahap pemrosesan data buatan inilah, timbul beberapa
permasalahan diantaranya bising (noise). Bising ini bisa disebabkan oleh proses
penghitungan misalnya penggunaan rumus turunan/differensial secara numeris atau
bising yang sengaja dicampurkan ke dalam data buatan. Bising buatan ini
merupakan antisipasi awal dalam menangani persoalan yang ditemui dalam
pengukuran di laut yakni ketidaktepatan penentuan salah satu besaran fisis
tertentu. Untuk mengatasi pengaruh kedua jenis bising ini, salah satu teknik
yang memodifikasi teknik Transformasi Fourier Cepat dapat diajukan sebagai alat
pembuat berbagai jenis filter.
Setelah melalui beberapa tahap di atas, sang siswa
memperoleh informasi tentang kemampuan dan keterbatasan suatu metoda. Dengan
mengetahui kemampuan metoda itu berarti ia atau pemakai lainnya menjadi yakin
akan temuan yang diperoleh. Sedangkan menyadari akan keterbatasannya berarti
alternatif pemecahan menjadi terbuka lebar melalui upaya penyempurnaan metoda
yang sudah ada, pengembangan metoda lainnya atau pun pendayagunaan beberapa
teknik pengolahan data yang ada, misalnya teknik penjendelaan [3] dan teknik
perata‑rataan [4].
Contoh diatas merupakan proses belajar yang umum dialami
oleh para karyasiswa Indonesia yang sedang belajar di luar negeri. Tampak
berbagai disiplin ilmu dan komputer bergabung membantu proses belajar. Karena
proses ini merupakan salah satu komponen pendidikan, kami menyimpulkan bahwa
komputer akan memegang peranan penting sebagai alat bantu dalam pendidikan di
Indonesia.
Penggunaan komputer dalam pendidikan di AS antara lain
disebabkan oleh adanya kebutuhan AS utk mengajar murid yang jumlahnya besar
dalam waktu yang singkat. Komputer pertama kali dipakai sebagai media
pendidikan di pabrik-pabrik, bukan disekolah. Seperti diketahui AS juga pernah
secara gencar menggunakan media TV utk mengajar, tetapi hasilnya ternyata tidak
seperti yang diinginkan.
Mula-mula program belajar dengan komputer (courseware)
tampil dalam bentuk latihan soal, tutorial, dan simulasi hukum-hukum alam.
Dengan makin berkembangnya kemampuan komputer (misalnya dalam menampilkan
gambar), perangkat lunak latihan soal dirasakan tidak memanfaatkan kemampuan
sesungguhnya yang ada pada komputer. Keadaan bertambah runcing dengan
perkembangan pengetahuan di bidang kognitif, seperti munculnya teori-teori
tentang human information processing. Akibatnya para ahli dibidang komputer dan
kognitif melihat bahwa komputer untuk pendidikan dapat berfungsi lebih dari
sekedar alat mempresentasikan materi pelajaran. Komputer harus dapat
meningkatkan cara berfikir seseorang. Hal ini dapat dicapai misalnya dengan
bantuan bidang AI (artificial intelligence).
“peningkatan cara berfikir” ini dirasakan penting karena
perkembangan teknologi yang sangat pesat mengharuskan seseorang untuk mempunyai
ketrampilan belajar (cara berfikir) yang tinggi. Dengan kata lain, proses
belajar merupakan proses pembentukan pengetahuan bukan proses menhafal
pengetahuan. Jadi kita dapat menggunakan pengetahuan yang telah kita miliki
untuk membangun pengetahuan yang baru.
Dibandingkan dengan media pendidikan yang lain, seperti
overhead, tv, dan film, komputer itu lebih memungkinkan utk membuat sang murid
menjadi “aktif” bermain-main dengan informasi. Perangkat lunak dapat dibuat
agar interaktif. Hal ini sukar dicapai oleh media lainnya. Hal lain yang
menarik, perangkat lunak untuk pendidikan dapat di sesuaikan dengan kemampuan
dan kebutuhan masing-masing murid. Hal ini memungkinkan murid-murid untuk
berkembang sesuai dengan keadaan dan latar belakang kemampuan yang dimiliki.
Murid yang memang mampu belajar dengan kecepatan tinggi tidak perlu menunggu
rekan lainnya yang memerlukan waktu lebih dalam memahami materi pelajaran.
TUGAS 2
IT Sebagai Media Pembelajaran Multimedia
Kerjasama antar pakar dan juga dengan
mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih
mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan
waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini
hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan
penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet,
via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring dan mailing list.
Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Sulawesi dapat berdiskusi masalah
teknologi komputer dengan seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa.
Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik
di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.
Sharing information juga sangat dibutuhkan dalam bidang
penelitian agar penelitian tidak berulang (reinvent the wheel). Hasil-hasil
penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama
sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
Virtual university merupakan sebuah aplikasi baru bagi
Internet. Virtual university memiliki karakteristik yang scalable, yaitu dapat
menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak. Jika pendidikan hanya
dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah orang yang dapat ikut serta dalam
satu kelas? Jumlah peserta mungkin hanya dapat diisi 40 – 50 orang. Virtual
university dapat diakses oleh siapa saja, darimana saja. Penyedia layanan Virtual
University ini adalah http://www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang ini Virtual
University layanannya belum efektif karena teknologi yang masih minim. Namun
diharapkan di masa depan Virtual University ini dapat menggunakan teknologi
yang lebih handal semisal Video Streaming yang dimasa mendatang akan dihadirkan
oleh ISP lokal, sehingga tercipta suatu sistem belajar mengajar yang efektif
yang diimpi-impikan oleh setiap ahli IT di dunia Pendidikan. Virtual School
juga diharapkan untuk hadir pada jangka waktu satu dasawarsa ke depan.
Bagi
Indonesia, manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan
yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan.
Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia:
. Akses ke
perpustakaan;
. Akses ke
pakar;
. Melaksanakan
kegiatan kuliah secara online;
.
Menyediakan layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan;
.
Menyediakan fasilitas mesin pencari data;
. Meyediakan
fasilitas diskusi;
.
Menyediakan fasilitas direktori alumni dan sekolah;
.
Menyediakan fasilitas kerjasama;
. Dan lain –
lain.
TUGAS 3
Pemanfaatan IT Bagi Institut Pendidikan
Pesatnya perkembangan IT, khususnya internet,
memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu
institusi pendidikan. Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan IT lainnya
yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic university
(e-University). Pengembangan e-University bertujuan untuk mendukung
penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan layanan
informasi yang lebih baik kepada komunitasnya, baik didalam maupun diluar
perguruan tinggi tersebut melalui internet. Layanan pendidikan lain yang bisa
dilaksanakan melalui sarana internet yaitu dengan menyediakan materi kuliah
secara online dan materi kuliah tersebut dapat diakses oleh siapa saja yang
membutuhkan.
Lingkungan Akademis Pendidikan Indonesia yang mengenal alias sudah akrab dengan Implikasi IT di bidang Pendidikan adalah UI dan ITB. Semisalnya UI. Hampir setiap Fakultas yang terdapat di UI memiliki jaringan yang dapat di akses oleh masyarakat, memberikan informasi bahkan bagi yang sulit mendapatkannya karena problema ruang dan waktu. Hal ini juga tentunya sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen pembimbing, atau banyak yang lainnya. Contoh lain adalah Universitas Swasta Bina Nusantara juga memiliki jaringan Internet yang sangat mantap, yang melayakkan mereka mendapatkan penghargaan akademi pendidikan Indonesia dengan situs terbaik. Layanan yang disediakan pada situs mereka dapat dibandingkan dengan layanan yang disediakan oleh situs-situs pendidikan luar negeri seperti Institut Pendidikan California atau Institut Pendidikan Virginia, dan sebagainya.
Pada tingkat pendidikan SMU implikasi IT juga sudah mulai dilakukan walau belum mampu menjajal dengan implikasi-implikasinya pada tingkatan pendidikan lanjutan. Di SMU ini rata-rata penggunaan internet hanyalah sebagai fasilitas tambahan dan lagi IT belum menjadi kurikulum utama yang diajarkan untuk siswa. IT belum menjadi media database utama bagi nilai-nilai, kurikulum, siswa, guru atau yang lainnya. Namun prospek untuk masa depan, penggunaan IT di SMU cukup cerah.
Selain untuk melayani Institut pendidikan secara khusus, adapula yang untuk dunia pendidikan secara umum di indonesia. Ada juga layanan situs internet yang menyajikan kegiatan sistem pendidikan di indonesia. situs ini dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menyajikan sumber umum serta jaringan komunikasi (forum) bagi administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya. Tujuan utama dari situs ini adalah sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung semua sektor utama pendidikan. Contoh dari situs ini adalahwww.pendidikan.net
Disamping lingkungan pendidikan, misalnya pada kegiatan penelitian kita dapat memanfaatkan internet guna mencari bahan atau pun data yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut melalui mesin pencari pada internet. Situs tersebut sangat berguna pada saat kita membutuhkan artikel, jurnal ataupun referensi yang dibutuhkan. Situs tersebut contohnya sepertigoogle.com atau searchindonesia.com atau sumpahpalapa.net
Inisiatif-inisiatif penggunaan IT dan Internet di luar
institusi pendidikan formal tetapi masih berkaitan dengan lingkungan pendidikan
di Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekarang sudah
ada adalah situs penyelenggara “Komunitas Sekolah Indonesia”. Situs yang
menyelenggarakan kegiatan tersebut contohnya plasa.com dan smu-net.com
TUGAS 4
Pengaruh teknologi terhadap kehidupan
Kehadiran Teknologi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh Teknologi dirasakan di berbagai
bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya,
pertahanan keamanan dan lain-lain yang akan mempengaruhi nilai-nilai
nasionalisme bangsa. Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan pesatnya
laju perkembangan teknologi yang semakin canggih khususnya teknologi informasi
dan komunikasi (TIK).
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah pendukung
utama bagi terselenggaranya globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi
dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan,
dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara
pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Kecepatan arus
informasi yang dengan cepat membanjiri kita seolah-olah tidak memberikan
kesempatan kepada kita untuk menyerapnya dengan filter mental dan sikap kritis.
Makin canggih dukungan teknologi tersebut, makin besar pula arus informasi
dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak global.
Oleh karena
itu selama ini dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua arah
yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain.
KOMPUTER DAN MASYARAKAT
Pada zaman
modern yang semakin maju ini komputer telah mengalami evolusi sehingga sudah
mencapai generasi kelima yang telah melahirkan generasi baru yaitu terjadinya
penggabungan antara Teknologi Komputer dan Komunikasi sehingga sering di sebut
sebagai Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dibuat untuk membantu
menyelesaikan berbagai masalah dengan mudah dan cepat. Komputer digunakan
secara meluas dalam berbagai aktivitas di kehidupan manusia seperti:
1. Perbankan
2.
Perniagaan / Perdagangan
3. Industri
4.
Transportasi
5.
Obat-obatan / Rumah Sakit
6.
Pendidikan
7. Seni
8.
Penelitian
9. Rekreasi
10.
Pertahanan dan Keamanan
11.
Komunikasi
BIDANG PERBANKAN
Didalam Bank, komputer digunakan sebagai Sistem Uang
Elektronik (menggunakan ATM, Kartu Kredit, Debit Card, dll) untuk menyimpan
data, memproses transaksi dan pembayaran tagihan secara
online
BIDANG PERDAGANGAN
Komputer
sangat membantu untuk memproses data dalam jumlah yang banyak seperti di
tempat-tempat perbelanjaan untuk menyimpan hasil transaksi yang terjadi,
inventaris persediaan (stock) barang, pembuatan laporan keuangan, faktur,
surat-surat, dokumen dan lain-lain. Selain tunai pembayaran juga dapat
dilakukan secara elektronik dengan menggunakan credit card atau debit card.
BIDANG PERINDUSTRIAN
Komputer
digunakan di dalam bidang industri (CAM – Computer Aided Manufacturing) untuk
menghasilkan produktivitas kinerja yang tinggi, mengurangkan biaya dan
menangani masalah kekurangan tenaga kerja. Misalnya, robot diciptakan untuk
menjalankan semua kerja dengan mengikuti arahan yang diberikan melalui komputer
seperti memasang komponen-komponen kereta atau membukanya kembali, membersihkan
minyak dan menyembur cat dalam industri pemasangan kereta. Untuk merancang
sebuah mobil digunakan CAD – Computer Aided Design.
BIDANG TRANSPORTASI
Komputer
digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas. Di Negara maju kereta dipasang alat
navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan
sistem komputer. Jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang
akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan
raya tertentu.
BIDANG RUMAH SAKIT
Pada Rumah
Sakit modern, komputer digunakan untuk membantu dokter menjalankan tugasnya
seperti mendiagnosis penyakit, menghasilkan gambar sinar-X bergerak (CAT –
Computer Axial Tomography), membantu orang cacat seperti menghasilkan alat
membaca dengan teks khusus bagi orang tuna netra. Selain itu untuk menyimpan
riwayat penyakit pasien, penggajian para karyawan RS, mengelola persediaan
stock obat-obatan.
BIDANG PENDIDIKAN
Penggunaan
komputer sebagai alat pembelajaran dikenal sebagai CBE (Computer Based
Education). CAI (Computer Assisted Instruction) digunakan para pendidik untuk
menyampaikan arahan dalam pelajaran. Selain itu komputer jg dapat digunakan
untuk meyimpan data-data pendidik dan para murid, materi belajar, dan soal-soal
ujian maupun latihan.
BIDANG SENI
Synthesizer
kini popular digunakan untuk meniru bunyi alat-alat musik tradisional seperti
bunyi gitar dan piano. Komputer juga digunakan dalam berbagai proses penciptaan
lagu seperti penyusunan dan rangkaian (sequencing) nada. Grafik komputer
merupakan bidang yang pesat dimajukan kini. Komputer juga telah digunakan untuk
menghasilkan animasi dalam film-film kartun dan untuk menghasilkan “special
effects”.
BIDANG PENELITIAN ILMU
PENGETAHUAN (SCIENCE)
Komputer
digunakan untuk penyelidikan tenaga nuklear dan pemrosesan data, penyelidikan
kawasan minyak. Komputer juga digunakan untuk penelitian angkasa lepas dan
penyelidikan asas dalam sains dan matematik. Komputer juga digunakan dalam
ramalan cuaca seperti mengambil gambar awan dan dikirim ke bumi. Di bumi para
ahli cuaca akan meramal cuaca pada ketika itu.
BIDANG REKREASI
Komputer
digunakan sebagai satu sumber alat rekreasi untuk orang ramai dimana permainan
komputer, permainan arked, permainan video dan sebagainya mengandungi banyak
cip-cip elektronik di dalamnya.Komputer juga digunakan untuk mengendalikan
berbagai jenis alat rekreasi yang canggih seperti roller coaster.
BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Komputer
juga dicipta untuk tujuan perperangan dalam sistem senjata, pengendalian dan
komunikasi. Kapal perang dan kapal terbang yang modern dipasang dengan
peralatan komputer yang canggih untuk membantu dalam melakukan navigasi atau
serangan yang lebih tepat.
Komputer
juga digunakan untuk latihan simulasi perperangan bagi calon prajurit untuk
mengurangkan biaya.
BIDANG KOMUNIKASI
Komputer
bisa mengirim dan menerima pesan dari komputer yang lain sampai beribu
kilometer jauhnya. Telekomunikasi ialah proses pertukaran pesan di beberapa
sistem komputer atau terminal melalui alat media seperti telepon, telegraf
dan satelit. E-Mail ialah surat elektronik yang dikirim melalui komputer, salah
satu bentuk komunikasi dengan menggunakan komputer. MODEM
(Modulator/Demodulator) diperlukan untuk menukar pesan komputer kepada isyarat
audio supaya boleh dihantar melalui telepon.
DAMPAK POSITIF DAN
NEGATIF PENGARUH TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Pengaruh
globalisasi dengan dukungan teknologi informasi seperti pedang bermata dua
disatu sisi kita tidak dapat menyangkal manfaat dan ancaman yang dibawanya,
jadi manfaat disebut juga pengaruh positif dan ancaman disebut pengaruh
negatif.
(+) Positif
Pengaruh
positif yang dapat dirasakan dengan adanya Teknologi Informasi adalah
peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan
efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan
biaya. Sebagai contoh manifestasi Teknologi Informasi yang mudah dilihat di
sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena
kehadiran surat elektronis (email), ketelitian hasil perhitungan dapat
ditingkatkan dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah
besar juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (database),
dalam kegiatan ekonomi sudah dilakukannnya E-banking, E-comerce,E-shopping dan
masih banyak lagi.
(-) Negatif
Sedangkan
pengaruh negatif yang bisa muncul karena adanya Teknologi Informasi misalnya
dari globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk luar
negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan
ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat
terhadap produk dalam negeri.
Dengan
hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukkan gejala
berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia dan
penipuan serta pembobolan keuangan melalui media elektronis juga akibat dari
kegiatan ekonomi yang semakin mudah.
Kesimpulan
Berdasarkan
paparan diatas maka dapat ditarik suatu kesimpulan mengenai pengaruh teknologi
terhadap kehidupan masyarakat yaitu :
1. Pengaruh
teknologi informasi tidak mungkin kita tolak atau hindari, kita harus dapat
memanfaatkannya untuk kesejahteraan masyarakat tetapi disisi lain kita juga
harus berhati-hati dan bersikap bijak agar dampak negatif yang menyertainya
dapat kita hilangkan atau paling tidak kita minimalisir.
2.
Mengenalkan teknologi informasi sekaligus pemanfaatannya bagi kehidupan pribadi
maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
3. Meningkatkan daya nalar dan daya seleksi masyarakat
terhadap berbagai informasi yang membanjir, sehingga masyarakat semakin kritis
dan dewasa dalam menyikapinya.
Demikian artikel Pengaruh Teknologi Terhadap Kehidupan , semoga bermanfaat.
Demikian artikel Pengaruh Teknologi Terhadap Kehidupan , semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)

